Kepahiang, Jepretnews.com – Pesta budaya dan keagamaan meriah di Kecamatan Merigi, Kepahiang, setelah Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi, S.I.P., M.M., meresmikan pembukaan Lomba Al Bazanji Marhaban tingkat kecamatan. Acara ini menandai momentum penting dalam upaya melestarikan tradisi Islam. Jum’at (26/9/2025).
Penyelenggaraan kegiatan bergengsi ini terwujud berkat sinergi kolaboratif yang kuat antara berbagai pihak. Kantor KUA Kecamatan Merigi dan Camat Merigi secara aktif bekerja sama dengan Edwar Samsi. Selain itu, seluruh Kepala Desa dan Imam se-Kecamatan Merigi ikut memberikan dukungan penuh, memperlihatkan komitmen bersama dalam syiar Islam.
Panitia pelaksana memilih Masjid Darus Saadah di Desa Pulogeto sebagai pusat pelaksanaan lomba, yang kemudian menjadi saksi dari semangat kompetisi yang tinggi.
Edwar Samsi menjelaskan bahwa mereka mengadakan Lomba Al Bazanji Marhaban ini sebagai bagian tak terpisahkan dari rangkaian perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M di tingkat Kecamatan Merigi.
Lebih lanjut, Edwar Samsi menambahkan, “Total 14 grup perwakilan dari 8 desa dan 1 kelurahan se-Kecamatan Merigi berpartisipasi. Meskipun data menunjukkan 14 grup, Edwar mencatat bahwa 12 peserta yang bersaing akan memeriahkan dan mengikuti lomba dengan sungguh-sungguh.” Kata Edwar.
Kepala KUA Kecamatan Merigi, Ombi Romli M.Ag, menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas peran kunci Edwar Samsi. “Alhamdulillah, berkat dukungan anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Bapak Edwar Samsi, kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” ujar Romli.
Lebih jauh, Romli menegaskan bahwa legislator tersebut siap mendukung acara ini secara rutin setiap tahunnya. Menurutnya, Lomba Al Bazanji Marhaban memegang peranan yang sangat penting dalam membangun dan melestarikan nilai-nilai budaya Islam di tengah masyarakat.
Dia juga menyoroti fungsi strategisnya dalam memberikan contoh nyata kepada generasi-generasi muda agar mereka tidak melupakan tradisi keagamaan. “Ini merupakan wujud cinta kita kepada Rasulullah,” tutup Romli.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap semangat para peserta, Edwar Samsi secara khusus menyiapkan piala tetap bagi para pemenang. Sementara itu, KUA Kecamatan Merigi melengkapi hadiah dengan menyediakan sajadah, sarung, dan bingkisan menarik.
Perlombaan yang berlangsung seru dan meriah ini akhirnya selesai sebelum waktu Isya. Panitia segera menyerahkan hadiah-hadiah kepada para juara. Tim dari Desa Durian Depun berhasil meraih juara pertama dan membawa pulang piala bergengsi. Posisi juara kedua ditempati oleh perwakilan Desa Lubuk Penyamun, sementara Desa Pulo Geto mengamankan posisi ketiga.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Merigi telah menunjukkan bahwa mereka menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan komitmen kuat untuk mewariskan tradisi Islami kepada generasi penerusnya.
“Ikuti grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini!”
