• Rab. Jun 24th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Awas Putus! Jalan Nasional Suro Baru Jadi ‘Aliran Sungai’, Edwar Samsi Semprot BPJN Segera Bertindak!

Byadmin_jepretnews

Des 23, 2025

Jepretnews.com – Kondisi infrastruktur jalan nasional di Kabupaten Kepahiang saat ini tengah berada dalam status waspada.

Sudah dua hari belakangan, ruas jalan vital yang membelah Desa Suro Baru, Kecamatan Ujan Mas, berubah fungsi menjadi saluran air dadakan. Pada Selasa 23 Desember 2025.

Luapan air yang menggenangi badan jalan ini terjadi akibat sistem drainase atau saluran pembuangan yang tidak lagi mampu menampung debit air secara maksimal.

Genangan air yang terus-menerus merendam aspal bukan sekadar mengganggu kenyamanan pengendara, melainkan mengancam struktur pondasi jalan.

Jika pihak terkait membiarkan kondisi ini berlarut-larut, aspal akan mengalami pelapukan hingga menyebabkan lubang yang membahayakan nyawa pengguna jalan.

Saat ini, air mulai mengikis bahu jalan secara perlahan, yang jika dibiarkan, akan memicu longsor kecil di tepian aspal.

Melihat situasi yang semakin mengkhawatirkan tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Edwar Samsi, S.Ip, MM, angkat bicara.

Politisi senior ini memberikan peringatan keras sekaligus himbauan kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Bengkulu agar tidak menutup mata terhadap ancaman kerusakan di Desa Suro Baru.

Edwar menegaskan bahwa BPJN harus bergerak ekstra cepat dalam menangani persoalan ini.

Beliau menekankan bahwa tindakan preventif jauh lebih murah dan efektif daripada harus membangun ulang jalan yang sudah hancur total akibat pengikisan air.

Selain meminta respon cepat, Edwar Samsi juga memberikan solusi konkret terkait pembiayaan perbaikan darurat tersebut.

Ia menyarankan agar BPJN segera mengalokasikan dana pemeliharaan rutin guna memperbaiki saluran pembuangan air.

“Kita meminta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Bengkulu untuk menanggapi persoalan ini dengan sangat serius. Jangan tunggu jalan rusak parah atau memakan korban baru bergerak,” tegas Edwar saat memberikan keterangannya.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa bahu jalan yang mulai tergerus air merupakan sinyal kuat bahwa kerusakan besar sedang mengintai.

Oleh karena itu, perbaikan drainase menjadi harga mati agar air tidak lagi meluap ke badan jalan dan merusak aset negara tersebut.

Masyarakat kini menunggu aksi nyata dari BPJN sebelum akses utama antar-kabupaten ini benar-benar terputus atau mengalami kerusakan fatal.

Jangan sampai ketinggalan! Segera ikuti grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini dan kisah-kisah inspiratif lainnya!

https://www.facebook.com/share/17dUVsotwV/