Jepretnews.com – Sebuah kasus tragis terjadi di Bank Indonesia (BI) pada Senin, 26 Mei 2025, ketika seorang pegawai bernama RANK (23 tahun) yang menjabat sebagai Asisten Manajer melompat dari helipad Gedung Perkantoran BI di Jakarta Pusat. Dikutif dari tempo.co Polsek Gambir membenarkan kejadian tersebut dan melakukan olah TKP.
“Kami membenarkan adanya informasi mengenai pegawai BI yang meninggal dunia di Kompleks Perkantoran BI Jakarta Pusat, pada Senin, 26 Mei 2025 pagi hari,” kata Kapolsek Gambir Komisaris Polisi (Kompol) Rezeki Revi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 27 Mei 2025, seperti dikutip dari Antara.
Asisten Manajer BI adalah salah satu posisi penting di Bank Indonesia yang bertanggung jawab untuk membantu manajer dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Mereka bekerja di berbagai bidang, termasuk ekonomi, keuangan, dan moneter.
Untuk menjadi Asisten Manajer BI, seseorang harus melalui proses seleksi yang ketat. Berikut adalah beberapa syarat yang harus dipenuhi:
– Warga negara Indonesia (WNI) yang sehat jasmani dan rohani
– Usia maksimal 26 tahun untuk lulusan S1 dan 28 tahun untuk lulusan S2
– IPK minimal 3,00 dari skala 4,00
– Lulusan dari program studi yang telah ditentukan, seperti Matematika, Statistika, Teknik Industri, dan lain-lain
– Diutamakan memiliki keaktifan dalam berorganisasi dan tidak sedang menjalani ikatan dinas
Gaji Asisten Manajer BI dapat mencapai Rp 14,72 juta per bulan, menurut data tahun 2014. Namun, nominal gaji pegawai BI pada 2025 tentu bisa jauh lebih tinggi dari angka tersebut.
Kasus bunuh diri di Bank Indonesia menjadi pengingat pentingnya menjaga kesehatan mental di tempat kerja. Tekanan dan beban kerja yang berat dapat berdampak pada kesehatan mental seseorang.
Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk menyediakan dukungan dan sumber daya yang memadai untuk menjaga kesehatan mental karyawan.
