Jepretnews.com – Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, kembali menjadi sorotan setelah anggaran Rp 500 miliar lebih untuk pembangunan infrastruktur provinsi Bengkulu tidak menyentuh daerah ini. Padahal, masih banyak jalan provinsi di Mukomuko yang dalam kondisi memprihatinkan.
Dikutif dari batuahnews.id Weri Trikusumaria, seorang praktisi hukum dan tokoh pemuda Mukomuko, menyayangkan keputusan tersebut. Menurutnya, Mukomuko seperti dianak tirikan oleh Gubernur Helmi Hasan.
“Jika memang tidak ada satu perak pun masuk ke Mukomuko dari ratusan miliar tersebut, kita harap seluruh pemangku adat, agama, pemuda serta unsur lainnya menyikapi hal ini dengan serius,” ungkap Weri.
Weri bahkan mengusulkan agar Mukomuko bergabung dengan Provinsi Sumatera Barat atau Jambi jika memungkinkan.
“Kami kira kita lebih tepat bergabung dengan Sumatera Barat atau Jambi saja. Jika memungkinkan kita usul untuk pemekaran provinsi baru,” imbuhnya.
Weri berharap Pemkab Mukomuko dan perwakilan di DPRD Provinsi Bengkulu dapat menjemput bola untuk mengalokasikan anggaran pembangunan ke daerah ini.
“Kita heran, kenapa Mukomuko diskip atau dilewati oleh Pemprov. Apa kita ini tidak dianggap dari bagian provinsi Bengkulu? Apa daerah kita ini memang tidak berkontribusi selama ini?,” tanya Weri.
Dok. Foto batuahnews.id
