• Rab. Jul 29th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Kotoran Ternak Jadi ‘Emas Hijau’! Desa Tangsi Duren Guncang Kepahiang dengan Rahasia Pupuk Kompos Super Ramah Lingkungan!

Byadmin_jepretnews

Okt 10, 2025

Kepahiang, Jepretnews.com – Pemerintah Desa Tangsi Duren, Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, mencanangkan sebuah gebrakan signifikan.

Mereka secara aktif mengupayakan peningkatan kapasitas kelompok tani melalui pelatihan pemberdayaan yang berlangsung dikantor desa pada Kamis (9/10/2025).

Program ini secara fundamental mendukung inisiatif Ketahanan Pangan lokal, menargetkan perubahan pola pikir dan praktik pertanian di desa Tangsi Duren.

Kepala Desa Tangsi Duren, Komari Yusup, secara gamblang menjelaskan visi besar yang melatarbelakangi kegiatan ini. Ia menegaskan, program pelatihan ini akan memanfaatkan potensi besar yang sering terabaikan.

“Kami memanfaatkan pemeliharaan dan pemanfaatan kotoran ternak menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Kami mengolahnya menjadi pupuk kompos untuk menghasilkan pupuk yang ramah lingkungan,” ujar Komari Yusup penuh semangat.

Langkah progresif ini tidak hanya mengatasi masalah limbah, tetapi juga menawarkan solusi pertanian berkelanjutan bagi masyarakat.

Pemerintah Desa secara serius menjamin kualitas materi yang para petani terima. Oleh karena itu, mereka mengundang para pakar terkemuka sebagai narasumber.

Para petani menerima ilmu langsung dari perwakilan Dinas Pertanian dan seorang Dosen Universitas Bengkulu (UNIB) yang kompeten di bidangnya. Mereka membekali para peserta dengan pengetahuan teknis terbaik tentang pengolahan pupuk kompos.

Sebanyak 10 Kelompok Tani mengirimkan perwakilan mereka untuk mengikuti sesi pelatihan intensif ini. Keikutsertaan mereka mencerminkan antusiasme tinggi masyarakat terhadap inovasi pertanian yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis.

Proses transfer ilmu ini memastikan para petani mengadopsi metode pembuatan pupuk kompos yang efektif, sehingga meningkatkan kesuburan tanah dan kualitas hasil panen mereka.

Acara pelatihan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara berbagai pihak. Kehadiran para pejabat membuktikan dukungan penuh pemerintah dan aparat keamanan terhadap program ini.

Kepala Desa beserta seluruh perangkatnya hadir memberikan dukungan moral dan administratif. Selanjutnya, Kepala Dinas Pertanian dan Camat Kabawetan turut menyaksikan langsung komitmen para petani.

Tidak ketinggalan, Bhabinkamtibmas juga hadir, menunjukkan peran aktif aparat dalam menyukseskan program-program pembangunan desa.

Mereka semua menyaksikan bagaimana para petani Tangsi Duren mempersenjatai diri dengan ilmu baru. Inilah investasi signifikan desa dalam membangun masa depan pertanian yang lebih mandiri dan berkelanjutan, mengubah kotoran ternak menjadi sumber daya bernilai tinggi, sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah.

Para petani kini memegang kunci untuk mengubah ladang mereka menjadi penghasilan “emas hijau” yang melimpah.

Apakah desa Anda sudah mulai mengolah limbah ternak menjadi pupuk kompos ramah lingkungan seperti yang dilakukan Desa Tangsi Duren? Bagikan pengalaman atau rencana Anda di kolom komentar!

 

Ikuti grup Facebook Jepretnews untuk informasi terkini.