Jepretnews.com – Aktivitas mencari ikan di Danau Suro, Kecamatan Ujan Mas, Kabupaten Kepahiang, berakhir tragis pada Sabtu (15/8/2026) sore. Seorang warga Desa Suro Muncar berinisial LI (56) dilaporkan tenggelam saat berada di kawasan danau tersebut. Peristiwa itu kemudian memicu pencarian yang melibatkan tim gabungan.
Kepala Desa Suro Muncar, Hasan Suri, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan LI datang ke Danau Suro bersama seorang rekannya yang berinisial I. Keduanya datang ke lokasi untuk mencari ikan. Mereka mulai beraktivitas sekitar pukul 15.00 WIB.
Namun, aktivitas tersebut berubah menjadi musibah. LI kemudian dilaporkan tenggelam hingga warga meminta bantuan dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak terkait.
Hasan Suri mengatakan warga kemudian bersama tim gabungan melakukan pencarian terhadap LI.
“Iya benar warga Suro Muncar, mereka mencari ikan di Danau Suro, kejadiannya kurang lebih pukul 15 WIB dan ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 19.00 WIB, dan kami dan pihak keluarga sepakat tidak melakukan autopsi,” singkat Hasan Suri.
Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi. BPBD Kabupaten Kepahiang mengerahkan enam personel untuk membantu proses pencarian.
Selain BPBD, Basarnas turut melakukan pencarian. Unsur TNI dan Polri juga turun ke lokasi, sementara masyarakat sekitar ikut membantu petugas menyisir kawasan Danau Suro. Hendra membenarkan keterlibatan sejumlah unsur dalam proses pencarian korban.
“Korban sudah ditemukan, ada enam personil dari BPBD yang diturunkan dan ada dari Basarnas, TNI, Polri serta masyarakat ikut membantu pencarian korban,” ujar Hendra kepada redaksi Jepretnews.com pada Sabtu 15 Agustus 2026 malam.
Kolaborasi tersebut akhirnya membuahkan hasil. Tim gabungan terus menyisir kawasan danau hingga berhasil menemukan LI sekitar pukul 19.00 WIB.
Pencarian berlangsung sejak laporan kejadian diterima hingga malam hari. Petugas terus menyisir lokasi untuk memastikan keberadaan korban. Setelah sekitar empat jam melakukan pencarian, tim gabungan akhirnya menemukan LI. Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang melibatkan BPBD, Basarnas, TNI, Polri, serta masyarakat.
Setelah korban ditemukan, pemerintah desa kemudian berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait penanganan selanjutnya. Hasan Suri juga menyampaikan bahwa pihak keluarga bersama pemerintah desa sepakat tidak melakukan autopsi terhadap korban.
Peristiwa di Danau Suro tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di sekitar danau maupun sungai. Mencari ikan memang menjadi aktivitas sebagian warga. Namun, kondisi perairan tetap menyimpan risiko yang tidak boleh diabaikan.
Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan kedalaman air, kondisi cuaca, kemampuan berenang, serta menggunakan perlengkapan keselamatan ketika beraktivitas di kawasan perairan. Selain itu, masyarakat juga perlu segera meminta bantuan ketika menghadapi keadaan darurat.
Gerak cepat BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan masyarakat dalam pencarian LI menunjukkan pentingnya koordinasi ketika menghadapi musibah. Kejadian di Danau Suro ini pun menjadi pengingat agar masyarakat tidak mengabaikan keselamatan saat beraktivitas di sungai, danau, maupun kawasan perairan lainnya.
Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.
