Jepretnews.com – Ada yang berbeda dari sosok Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepahiang, Bagus Nur Jakfar Adi Saputro, S.H., M.H. Di tengah ramainya Pasar Rakyat, ia justru memilih berbaur dan duduk lesehan bersama masyarakat di Lapangan Segitiga Luvis, Kepahiang.
Momen sederhana itu sontak mencuri perhatian pengunjung. Bukan karena seremoni besar, melainkan karena sikap seorang pejabat yang tampil tanpa jarak dan ikut menikmati suasana bersama masyarakat.
Kehadiran Kajari Kepahiang tersebut menjadi salah satu pemandangan menarik dalam gelaran Pasar Rakyat. Ia tidak hanya hadir sebagai pejabat, tetapi juga ikut merasakan langsung Vibes kegiatan yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat.
Sikap Bagus Nur Jakfar Adi Saputro mendapat apresiasi dari sejumlah pengunjung Pasar Rakyat. Mereka menilai kehadiran pejabat di tengah masyarakat memberikan kesan berbeda sekaligus menunjukkan bahwa ruang publik bisa menjadi tempat membangun kedekatan.
Aprilia, salah seorang pengunjung, mengaku terkesan melihat konsep kegiatan tersebut. Menurutnya, acara Pasar Rakyat mampu menghadirkan berbagai kelompok masyarakat dalam satu ruang.
“Bapak Kajari keren, konsep acara nya keren merangkul semua kalangan jadi tidak monoton,” ujar Aprilia di tengah keramaian Pasar Rakyat.
Menurut Aprilia, keterlibatan berbagai kelompok membuat kegiatan tersebut terasa lebih hidup. Anak muda, pelaku UMKM, hingga masyarakat yang mengikuti kegiatan sosial dapat menikmati acara secara bersamaan.
Aprilia kemudian menilai Pasar Rakyat tidak sekadar menghadirkan hiburan. Kegiatan tersebut juga membuka ruang bagi pelaku usaha dan komunitas untuk ikut berpartisipasi.
“Maksudnya acara anak muda ada, UMKM ada, kegiatan sosial kemasyarakatan-nya ada jadi semua pihak dan usia terlibat dalam acara ini orang antusias dengan seperti ini,” Tambah Aprilia.
Karena itu, konsep kegiatan yang menggabungkan unsur hiburan, ekonomi kerakyatan, kepemudaan, dan sosial tersebut mendapat respons positif dari masyarakat.
Di sisi lain, kehadiran Kajari Kepahiang yang memilih duduk lesehan bersama warga turut memperkuat suasana keakraban. Gestur sederhana itu membuat batas antara pejabat dan masyarakat terasa lebih cair.
Gagasan dan pendekatan Bagus Nur Jakfar Adi Saputro dalam menghadirkan suasana Pasar Rakyat menunjukkan bahwa sebuah kegiatan publik tidak selalu harus berjalan kaku dan penuh seremoni.
Justru, ketika pejabat ikut membaur, masyarakat memiliki ruang lebih luas untuk menikmati kegiatan sekaligus berinteraksi dalam suasana santai.
Pasar Rakyat akhirnya bukan hanya menjadi tempat berkumpul. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pertemuan antara masyarakat, pelaku UMKM, anak muda, dan berbagai unsur lainnya.
Momen Kajari Kepahiang duduk lesehan bersama masyarakat pun menjadi gambaran bahwa kesederhanaan seorang pejabat dapat mencuri perhatian tanpa harus menghadirkan panggung kemewahan.
Bagi masyarakat, konsep seperti ini terasa lebih dekat, lebih cair, dan lebih mudah diterima.
Pasar Rakyat Kepahiang pun membuktikan satu hal: ketika pejabat turun dari panggung dan duduk bersama warga, suasana justru bisa terasa jauh lebih hidup.
Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.
