Jepretnews.com – Impian mencari rezeki di negeri orang berakhir tragis. Anggi Saputra Pranata, warga Talang Donok, Kabupaten Bengkulu Tengah, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja di Kota Fukuyama, Prefektur Hiroshima, Jepang, Senin (21/9/2026).
Kabar duka tersebut menyentak keluarga dan sesama warga Bengkulu yang berada di Jepang. Anggi dilaporkan mengalami kecelakaan saat bekerja di sebuah lokasi pembangunan gedung. Polisi dan pihak terkait kemudian menangani insiden tersebut.
Kabar meninggalnya Anggi pertama kali beredar melalui unggahan akun TikTok Fhacri. Informasi tersebut kemudian dibenarkan Ketua Ikatan Keluarga Bengkulu di Jepang (IKBJ), Andri Santoso.
Berdasarkan laporan RCC NEWS, kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.40 waktu setempat di kawasan Mannokura, Ekimae-cho, Kota Fukuyama.
Saat itu, Anggi tengah bekerja di lokasi pembangunan sebuah gedung. Informasi yang dihimpun menyebutkan korban terjatuh ketika berada di area kerja dengan ketinggian lebih dari tiga meter.
Petugas kemudian mengevakuasi Anggi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawanya. Sekitar empat setengah jam setelah kecelakaan, Anggi dinyatakan meninggal dunia.
Laporan RCC NEWS menyebut Anggi mengalami cedera serius pada bagian dada setelah tertusuk balok baja. Peristiwa tersebut langsung mendapat penanganan dari pihak berwenang.
Polisi bersama pihak terkait masih menangani kecelakaan kerja tersebut untuk mengetahui rangkaian kejadian secara lebih lanjut.
Sementara itu, informasi mengenai korban yang jatuh dari perancah dengan ketinggian lebih dari tiga meter menjadi salah satu bagian dari laporan yang beredar terkait insiden tersebut.
Hingga kini, proses penanganan kasus dan tahapan selanjutnya masih berjalan.
Ketua IKBJ Andri Santoso mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan organisasi pengirim untuk membantu menangani musibah yang menimpa Anggi.
Koordinasi tersebut mencakup penanganan berbagai proses setelah korban meninggal dunia. Kabar duka itu juga menyebar di kalangan warga Bengkulu yang berada di Jepang.
Kepergian Anggi kembali mengingatkan para pekerja Indonesia di luar negeri agar tidak mengabaikan aspek keselamatan ketika menjalankan pekerjaan.
Terlebih, pekerjaan konstruksi memiliki berbagai risiko yang dapat mengancam keselamatan pekerja apabila tidak mendapatkan perlindungan dan pengawasan yang memadai.
Kepergian Anggi meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya. Di tengah kabar tersebut, pesan keselamatan kembali menggema bagi para pekerja Indonesia yang mencari nafkah di negeri orang.
Jangan pernah menganggap remeh keselamatan, karena kita berangkat untuk mencari rezeki dan pulang kembali kepada keluarga,” demikian pesan yang disampaikan dalam unggahan tersebut.
Pesan itu menjadi pengingat bahwa keselamatan kerja harus menjadi perhatian utama, terutama bagi pekerja yang menjalankan aktivitas di lokasi dengan risiko jatuh dari ketinggian.
Keluarga dan rekan-rekan Anggi kini berharap seluruh proses penanganan jenazah dapat berjalan lancar hingga korban kembali ke tanah air dan berkumpul bersama keluarga untuk terakhir kalinya.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Al-Fatihah.
Dilansir dari Bengkulutoday.com dan laporan RCC NEWS.
Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.
