• Rab. Jul 29th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Viral! Warga Patungan Tambal Jalan Provinsi 7 KM, Edwar Samsi: Saat Rakyat Bergerak, Di Mana Respons Pemprov Bengkulu?

Byadmin_jepretnews

Jul 28, 2026

Jepretnews.com – Jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki akhirnya memaksa masyarakat mengambil tindakan. Warga Kecamatan Kabawetan, Kabupaten Kepahiang, bergotong royong menambal ruas jalan Provinsi Bengkulu yang berlubang sepanjang sekitar 7 kilometer, mulai dari Bogor Baru hingga Desa Tangsi Duren, menggunakan dana hasil patungan masyarakat.

Aksi tersebut langsung viral di media sosial. Banyak warga memuji semangat gotong royong masyarakat. Namun di saat yang sama, muncul sorotan terhadap lambatnya penanganan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu.

Peristiwa ini juga mendapat perhatian dari Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Daerah Pemilihan Kabupaten Kepahiang, Edwar Samsi, S.IP., M.M. Ia menyampaikan keprihatinannya karena masyarakat harus mengeluarkan biaya sendiri demi memperbaiki jalan yang setiap hari mereka lintasi.

Edwar mengungkapkan bahwa masyarakat berinisiatif menggelar gotong royong setelah melihat kondisi jalan yang dinilai semakin memprihatinkan. Dana perbaikan dikumpulkan secara swadaya dari warga, bahkan para pedagang sayur turut menyisihkan sebagian penghasilannya agar jalan tersebut bisa kembali dilalui dengan lebih aman.

“Ya, kami mendapat kabar bahwa masyarakat bergotong royong memperbaiki jalan tersebut. Awalnya kegiatan itu direncanakan pada hari Kamis, namun karena ada kunjungan menteri, pelaksanaannya diundur menjadi hari Senin, tanggal 27. Mereka mengumpulkan anggaran secara swadaya dari masyarakat, termasuk sumbangan dari para pedagang sayur dan warga lainnya,” tutur Edwar Samsi. Pada redaksi Senin 27 Juli 2026.

Ia menjelaskan bahwa dirinya belum sempat turun langsung ke lokasi untuk melihat proses gotong royong tersebut. Meski demikian, ia mengaku ikut berpartisipasi membantu masyarakat, terutama melalui dukungan dana.

Menurut Edwar, kondisi jalan provinsi di Kecamatan Kabawetan sudah beberapa kali disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu. Karena itu, ia berharap persoalan tersebut segera mendapatkan perhatian melalui program pemeliharaan jalan.

Ia juga menilai infrastruktur tersebut memiliki peran penting karena menjadi jalur utama aktivitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, serta akses ekonomi warga di wilayah Kabawetan.

“Kami sangat menyesalkan karena Pemerintah Provinsi dinilai masih kurang memberikan perhatian terhadap persoalan jalan ini. Kami sudah menyampaikan hal tersebut kepada Kepala Dinas PUPR, Tejo, dengan harapan ada bantuan melalui anggaran pemeliharaan jalan,” kata Edwar.

Edwar menambahkan bahwa pihaknya telah menyampaikan rencana gotong royong masyarakat kepada Kepala Dinas PUPR Provinsi Bengkulu. Saat itu, menurutnya, sempat ada pembicaraan mengenai kemungkinan bantuan material dari pemerintah, sementara pengerjaannya dilakukan bersama masyarakat.

Namun hingga saat ini, bantuan tersebut belum menunjukkan perkembangan yang diharapkan.

“Meski demikian, kegiatan gotong royong masyarakat ini juga sudah kami sampaikan kepada Kepala Dinas PUPR. Awalnya kadis PU kemarin itu bisa membantu materialnya, sementara pengerjaannya dilakukan oleh masyarakat. Namun hingga hari ini, belum ada cerita selanjutnya,” tutup Edwar Samsi.

Viralnya aksi warga menambal jalan provinsi di Kecamatan Kabawetan menjadi potret nyata kuatnya kepedulian masyarakat terhadap fasilitas publik.

Di sisi lain, peristiwa ini kembali mengingatkan pentingnya percepatan penanganan infrastruktur oleh pemerintah agar masyarakat dapat menikmati akses jalan yang aman, nyaman, dan layak tanpa harus terus mengandalkan gotong royong untuk menutupi kerusakan yang terjadi.

Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.