Jepretnews.com – Bukan pemandangan biasa yang terlihat di halaman Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepahiang, Kamis (30/7/2026). Sejak pagi, puluhan warga berbondong-bondong datang untuk memburu berbagai barang rampasan negara yang dilelang secara langsung. Hanya dalam waktu singkat, seluruh barang yang ditawarkan Kejari Kepahiang langsung ludes tanpa tersisa.
Antusiasme masyarakat yang tinggi membuat proses penjualan barang rampasan negara berlangsung ramai. Warga tidak hanya datang untuk melihat barang yang tersedia, tetapi juga ikut bersaing mendapatkan barang incaran dengan harga yang dinilai lebih terjangkau dibandingkan harga pasaran.
Pelaksanaan penjualan langsung dimulai sekitar pukul 09.00 WIB. Namun, sebelum kegiatan dimulai, sejumlah peserta sudah memadati lokasi untuk mendapatkan kesempatan melihat kondisi barang sekaligus menentukan pilihan.
Sedikitnya terdapat 12 item barang rampasan negara yang dilepas kepada masyarakat. Barang tersebut berasal dari berbagai jenis, mulai dari telepon genggam, laptop, MacBook, hingga kendaraan roda dua.
Sebelum mengikuti proses penawaran, masyarakat mendapatkan kesempatan memeriksa kondisi fisik setiap barang. Kesempatan tersebut dimanfaatkan peserta untuk memastikan barang yang mereka incar sesuai dengan kebutuhan.
Bahkan, beberapa warga rela datang lebih awal demi mendapatkan nomor antrean. Sebagian peserta mengaku telah membidik barang tertentu karena harga yang ditawarkan jauh lebih murah dibandingkan nilai jual di pasaran.
Kondisi tersebut membuat persaingan antar peserta berlangsung cukup ketat. Barang elektronik dan sepeda motor menjadi dua jenis barang yang paling banyak menarik perhatian karena masih memiliki nilai ekonomis tinggi.
Kepala Kejaksaan Negeri Kepahiang, Bagus Nur Jakfar Adi Saputro, melalui Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan, Arie Pratama, SH, menyampaikan bahwa pelaksanaan penjualan langsung tahun ini berjalan lancar dan mendapat respons positif dari masyarakat.
“Alhamdulillah pelaksanaan penjualan langsung berjalan lancar. Antusias masyarakat sangat tinggi dan seluruh barang yang kami tawarkan berhasil terjual habis,” ujar Arie.
Menurut Arie, seluruh barang yang dijual merupakan barang bukti perkara pidana yang telah memperoleh putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap atau inkracht.
Ia menjelaskan, penjualan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus menjadi bagian dari upaya optimalisasi pemulihan aset negara.
“Dengan dilaksanakannya penjualan langsung ini, barang rampasan negara dapat segera dikonversi menjadi penerimaan negara. Seluruh hasil penjualan nantinya akan disetorkan ke Kas Negara sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Dari seluruh barang rampasan yang berhasil terjual, Kejari Kepahiang berhasil mencatat penerimaan sekitar Rp20 juta. Dana tersebut berasal dari keseluruhan barang yang dilepas melalui mekanisme penjualan langsung kepada masyarakat.
Meski nilai penerimaan tersebut tidak terlalu besar, Arie menegaskan setiap hasil penjualan memiliki nilai penting dalam mendukung optimalisasi aset negara.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk pertanggungjawaban Kejaksaan dalam memastikan barang rampasan hasil perkara tidak dibiarkan menumpuk, melainkan dikelola sesuai aturan hukum yang berlaku.
Arie memastikan seluruh tahapan penjualan berlangsung secara terbuka, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi masyarakat yang ingin mengikuti proses tersebut.
Suasana penjualan berlangsung penuh antusias. Para peserta terlihat aktif mengamati satu per satu barang yang dipajang sebelum menentukan pilihan akhir.
Peserta yang memenangkan penawaran langsung melakukan pembayaran dan mengurus administrasi penyerahan barang sebelum membawa barang tersebut pulang.
Sementara itu, bagi peserta yang memilih melakukan pembayaran uang muka atau down payment (DP), Kejari Kepahiang memberikan waktu selama tiga hari untuk melunasi sisa pembayaran.
Apabila peserta tidak menyelesaikan pembayaran hingga batas waktu yang ditentukan, maka uang muka yang telah disetorkan akan dinyatakan hangus sesuai ketentuan yang telah ditetapkan sejak awal.
Keberhasilan seluruh barang rampasan negara terjual habis menjadi bukti tingginya minat masyarakat terhadap program penjualan langsung Kejari Kepahiang. Selain memberikan kontribusi terhadap penerimaan negara, kegiatan ini juga menunjukkan komitmen Kejaksaan dalam menjalankan eksekusi putusan pengadilan secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.
