• Sel. Agu 18th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Diduga Teguk Racun Rumput Usai Cekcok Asmara, Perempuan 18 Tahun Dilarikan ke RSUD Kepahiang

Byadmin_jepretnews

Agu 14, 2026

Jepretnews.com – Persoalan asmara diduga berujung petaka di Kabupaten Kepahiang. Seorang perempuan berinisial S-I (18), warga Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, harus mendapat penanganan medis setelah mengalami kondisi darurat pada Kamis (14/8/2026).

Peristiwa tersebut mencuat setelah S-I diduga menenggak cairan racun rumput. Dugaan itu muncul setelah korban sebelumnya terlibat cekcok dengan seorang pria berinisial H-K, warga Desa Limbur Baru, Kecamatan Bermani Ilir.

Namun, hingga kini kepolisian masih mendalami rangkaian kejadian tersebut. Karena itu, dugaan hubungan asmara sebagai pemicu belum dapat dipastikan sebagai penyebab utama.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, S-I sempat terlibat perselisihan dengan H-K sebelum kondisi darurat tersebut terjadi. Perselisihan itu diduga berkaitan dengan persoalan hubungan asmara.

Tak berselang lama, warga mengetahui kondisi korban dan langsung memberikan pertolongan. Warga kemudian membawa S-I menuju RSUD Kepahiang sekitar pukul 12.00 WIB untuk mendapatkan penanganan medis.

Situasi tersebut sontak membuat warga sekitar khawatir. Terlebih, korban masih berusia 18 tahun dan membutuhkan pertolongan medis segera. Sesampainya di rumah sakit, tim medis langsung melakukan pemeriksaan dan memberikan penanganan terhadap korban.

Dokter jaga RSUD Kepahiang, dr. Yohana, membenarkan pihak rumah sakit menerima pasien tersebut.

“Dari hasil pemeriksaan, kondisi pasien saat ini sudah stabil dan masih dalam observasi tim medis,” ujar dr. Yohana.

Sementara itu, pihak rumah sakit menerima korban sekitar pukul 13.05 WIB. Setelah mendapatkan penanganan, kondisi S-I dilaporkan stabil. Meski demikian, tim medis masih melakukan observasi untuk memastikan perkembangan kondisi korban. Pihak keluarga bersama perangkat desa setempat juga ikut mendampingi korban selama menjalani perawatan.

Di sisi lain, aparat kepolisian masih melakukan pendataan dan menggali informasi mengenai kejadian tersebut. Petugas perlu memastikan kronologi secara utuh, termasuk rangkaian peristiwa sebelum korban diduga menenggak cairan racun rumput.

Dengan demikian, penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil pendalaman pihak berwenang.

Kasus ini sekaligus menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan seorang perempuan muda. Publik pun diharapkan tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kejadian sebelum pihak berwenang menyampaikan hasil pemeriksaan dan penyelidikan secara resmi.

Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.