• Sen. Sep 7th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Jalan Ekstrem Tak Jadi Penghalang! Kajari Kepahiang Geber Motor Trail Tembus Damar Kencana, Bawa Starlink untuk Anak Sekolah Plosok

Byadmin_jepretnews

Agu 30, 2026

Jepretnews.com – Ketika jalan terjal membuat kendaraan biasa kesulitan melintas, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kepahiang Bagus Nur Jakfar Adi Saputro, S.H., M.H., justru memilih menerobosnya.

Bukan tanpa alasan. Sabtu, 29 Agustus 2026, Kajari Kepahiang bersama rombongan menempuh medan ekstrem menuju Dusun Damar Kencana, Kecamatan Muara Kemumu. Secara administratif, wilayah tersebut berada di Desa Sosokan Taba, Kecamatan Muara Kemumu.

Namun, perjalanan kali ini bukan sekadar agenda kunjungan. Bagus membawa misi sosial untuk menghadirkan akses internet bagi sekolah di kawasan pelosok. Tujuannya satu, yakni SDN 07 Damar Kencana. Perjalanan menuju lokasi membutuhkan perjuangan. Kondisi jalan yang berat membuat rombongan memilih motor trail sebagai kendaraan utama.

Kajari Kepahiang bahkan turun langsung menggeber motor trail bersama komunitas trail Kepahiang. Ia tidak sekadar mengikuti perjalanan, tetapi ikut menaklukkan jalur ekstrem yang menghubungkan rombongan dengan wilayah tujuan.

Dalam perjalanan tersebut, Bagus mendapat pendampingan Kasi Intel Kejari Kepahiang Johansen Christian Hutabarat, S.H., M.H., sejumlah staf, serta komunitas trail Kepahiang.

Berjam-jam mereka menghadapi medan yang sulit. Namun, kondisi geografis tersebut tidak menghentikan langkah rombongan. Justru sebaliknya, tantangan medan menjadi bagian dari upaya membawa teknologi ke wilayah yang masih menghadapi keterbatasan jaringan komunikasi.

Setelah mencapai SDN 07 Damar Kencana, rombongan langsung menyiapkan perangkat Starlink. Bantuan Starlink tersebut diharapkan mampu membuka akses internet bagi sekolah sekaligus membantu kebutuhan siswa dan tenaga pendidik. Kehadiran internet menjadi semakin penting karena proses pendidikan kini semakin dekat dengan teknologi.

Guru membutuhkan akses terhadap berbagai sumber pembelajaran, sementara siswa juga membutuhkan ruang yang lebih luas untuk memperoleh informasi dan pengetahuan.

Karena itu, keterbatasan jaringan internet dapat menjadi tantangan serius bagi sekolah yang berada jauh dari pusat wilayah.

Dengan teknologi internet berbasis satelit, SDN 07 Damar Kencana kini mendapat peluang untuk membangun konektivitas yang sebelumnya sulit mereka dapatkan.

Di tengah proses pemasangan perangkat Starlink, Kajari Kepahiang Bagus Nur Jakfar menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk membuka akses bagi masyarakat pelosok. Ia menyebut sejumlah elemen lintas struktural ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Saya dari berbagai element, lintas struktural, kepala desa kami hadir disini, untuk memberikan satu hal bahwa daerah ini. Tidak boleh lagi terisolir, maka kami akan masang internet Starlink di sekolah SD N 07,” tutur Kajari Bagus Nur Jakfar di tengah kesibukan nya menyetingkan Starlink

Pernyataan tersebut mempertegas tujuan utama kedatangan rombongan. Mereka tidak hanya ingin mencapai sebuah lokasi terpencil, tetapi juga membawa akses teknologi yang dapat menunjang pendidikan. Bagi siswa SDN 07 Damar Kencana, internet bukan sekadar fasilitas tambahan.

Koneksi tersebut dapat menjadi pintu menuju berbagai materi pembelajaran, informasi, pengetahuan, hingga sumber pendidikan digital yang sebelumnya sulit mereka akses. Di sisi lain, kehadiran Starlink juga membuka peluang bagi tenaga pendidik untuk mencari referensi pembelajaran secara lebih luas.

Dengan demikian, bantuan tersebut tidak berhenti pada perangkat teknologi. Kehadirannya dapat menjadi bagian dari upaya memperkecil kesenjangan akses informasi antara sekolah di wilayah perkotaan dan sekolah di kawasan pelosok.

Perjalanan Kajari Kepahiang bersama komunitas trail menyimpan pesan yang kuat. Medan ekstrem memang membatasi mobilitas, tetapi kondisi tersebut tidak semestinya memutus akses anak-anak terhadap pendidikan dan teknologi.

Dusun Damar Kencana menjadi salah satu gambaran bagaimana faktor geografis dapat memengaruhi akses internet. Namun, upaya menghadirkan Starlink memberikan alternatif agar sekolah tetap dapat terhubung dengan dunia luar.

Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa perhatian terhadap masyarakat tidak hanya perlu hadir di pusat pemerintahan. Wilayah pelosok juga membutuhkan akses yang sama terhadap teknologi, informasi, dan pendidikan.

Kini, harapan untuk keluar dari keterisolasian mendapat pijakan baru. Kajari Kepahiang bersama rombongan telah menembus jalur ekstrem dan membawa Starlink ke SDN 07 Damar Kencana. Dari jalan terjal yang mereka lalui, muncul satu pesan sederhana, ketika akses sulit ditembus, kepedulian justru harus datang lebih dulu.

Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.