Jepretnews.com – Tak ada yang menyangka, sosok yang ikut membantu proses evakuasi jenazah Agus Salim hingga menghadiri pemakaman dan tauziah di rumah korban kemudian masuk dalam pusaran penyelidikan kasus pembunuhan tersebut.
Polisi akhirnya menemukan titik terang setelah rekaman CCTV mengungkap rangkaian kejadian pada Jumat malam sekitar pukul 23.00 WIB di sebuah konter, Desa Pagar Gunung, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang.
Bahkan, setelah korban ditemukan, WH disebut ikut membantu proses evakuasi jenazah. Tidak berhenti di situ, ia juga ikut dalam proses pemakaman hingga menghadiri tauziah di rumah korban.
Situasi tersebut membuat kasus ini semakin menyita perhatian. Sebab, orang yang kemudian terungkap sebagai pelaku justru berada di tengah proses penanganan jenazah korban.
Kapolres Kepahiang AKBP Yuriko Fernanda, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa WH ikut membantu ketika proses evakuasi jenazah berlangsung. Menurut Yuriko, saat itu pihaknya belum memperoleh informasi yang mengarah kepada WH sebagai pelaku.
“Pada saat di TKP dan di rumah korban pelaku ikut membantu,” ujar Yuriko Fernanda.
Dengan kondisi tersebut, gerak-gerik WH saat proses evakuasi belum memunculkan kecurigaan yang mengarah pada dugaan keterlibatannya dalam pembunuhan Agus Salim.
“Belum ada informasi yang mengarah ke kita, jadi pada saat itu kita belum tau,” pungkas Yuriko Fernanda.
Namun, penyelidikan kemudian menemukan titik terang. Polisi mendapatkan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang merekam kejadian di lokasi. Rekaman tersebut menjadi salah satu petunjuk penting bagi penyidik untuk mengurai peristiwa yang sebenarnya terjadi.
Yuriko Fernanda mengatakan, CCTV membantu polisi melihat rangkaian kejadian sehingga perkara tersebut menjadi lebih terang.
“Kita melihat dari cctv yang melihat kejadian dan membuat terang tindak pidana” kata Yuriko Fernanda.
Temuan rekaman CCTV itu kemudian menjadi bagian penting dalam proses pengungkapan kasus. Kasus ini menunjukkan bagaimana sebuah penyelidikan dapat berubah ketika bukti baru muncul.
Pada awalnya, polisi belum memiliki informasi yang mengarah kepada WH. Bahkan, kehadirannya saat proses evakuasi hingga pemakaman korban tidak langsung menimbulkan kecurigaan.
Namun, rekaman CCTV memberikan perspektif berbeda bagi penyidik. Bukti visual tersebut membantu polisi menelusuri kejadian dan mengungkap dugaan keterlibatan WH dalam perkara pembunuhan Agus Salim.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pengungkapan sebuah tindak pidana tidak hanya bergantung pada kesaksian atau dugaan awal. Bukti di lapangan, termasuk rekaman CCTV, dapat menjadi bagian penting dalam mengungkap rangkaian kejadian.
Pada akhirnya, penyelidikan polisi menemukan titik terang dalam kasus yang sempat berjalan tanpa mengarah kepada tersangka. Dan pada akhirnya, tidak ada kejahatan yang sempurna dalam hidup ini.
Sepandai-pandainya seseorang menyembunyikan sesuatu, pada waktunya fakta dapat menemukan jalan untuk terungkap.
Ikuti terus Jepretnews.com untuk update berita viral, tajam, dan terpercaya, berimbang berbasis fakta. Ikuti kanal resmi Jepretnews Official untuk pembaruan informasi terkini.
