• Rab. Jul 29th, 2026

Jepretnews.com

Berita Terkini Akurat Dan Berimbang

Cacing Gelang Keluar dari Mulut dan Hidung Balita: Ada Apa di Seluma?

Byadmin_jepretnews

Sep 15, 2025

Jepretnews.com – Sebuah insiden mengejutkan baru-baru ini terjadi di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu, ketika seorang balita berusia 1 tahun 8 bulan mengeluarkan cacing gelang dari mulut dan hidungnya.

Kejadian memprihatinkan ini menimpa anak dari pasangan Prengki (25) dan Yanti Hartuti (24), warga Desa Sungai Petai, Kecamatan Talo Kecil. Peristiwa ini langsung menarik perhatian Dinas Kesehatan setempat dan memicu berbagai pertanyaan mengenai kesehatan dan sanitasi lingkungan di wilayah tersebut.

Semua berawal saat balita tersebut mengalami gejala yang mengkhawatirkan. Menurut Mazda, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma, orang tua membawa anaknya yang sedang demam tinggi, batuk berdahak, dan gelisah ke RSUD Tais pada Minggu sore (14/9).

Pihak rumah sakit mencurigai balita itu menderita Bronkopneumonia atau infeksi paru-paru. Namun, saat menjalani perawatan, sebuah kejadian tak terduga terjadi. Selama malam hingga pagi hari berikutnya, balita malang itu berulang kali mengeluarkan cacing gelang dari mulutnya.

Bahkan, ada juga cacing yang keluar dari hidungnya. Momen mengerikan ini mengonfirmasi bahwa ada masalah kesehatan serius yang melanda anak tersebut.

Menanggapi kasus yang tidak biasa ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma segera mengambil langkah-langkah proaktif. Mereka berencana melakukan investigasi dan pemeriksaan silang di kediaman keluarga korban.

Mazda menegaskan, “Atas kasus ini, kami akan melakukan investigasi dan croscek ke lapangan, berkaitan dengan kediaman keluarga pasien dengan melibatkan pihak Puskesmas Sukamerindu dan kader Posyandu,” kata Mazda, dikonfirmasi RB 15 September 2025. Dikutip dari bacakoran.co.

Langkah ini sangat penting untuk memahami sumber penularan dan mencegah kasus serupa terjadi pada orang lain. Mereka akan mencari tahu apakah kondisi sanitasi di rumah dan sekitarnya memicu infeksi cacing yang parah ini.

Terlepas dari kejadian itu, orang tua balita bersikeras mereka selalu mematuhi jadwal kesehatan anak. Sang ibu mengaku secara rutin membawa anaknya ke Posyandu untuk imunisasi dan pemberian obat cacing.

Namun, sebuah fakta menarik terungkap dari pengakuan Prengki, ayah sang balita. Dia mengungkapkan, “Kami sore kemarin diantar ambulan Puskesmas, anak kami awalnya demam tinggi, pas dirawat di RSUD Tais baru tahu keluar cacing, kalau dirumah saya ada ternak ayam kampung,” terang Prengki.

Ternak ayam yang dipelihara di sekitar rumah bisa menjadi salah satu faktor risiko. Pasalnya, kotoran ayam dan lingkungan yang kurang bersih dapat menjadi media penularan telur cacing.

Situasi ini menunjukkan bahwa meskipun keluarga telah rutin ke Posyandu, faktor lingkungan mungkin memiliki peran besar dalam kasus ini. Hal ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan, tidak hanya pada diri sendiri, tetapi juga di lingkungan sekitar, terutama jika mereka memelihara hewan.

Sumber foto : bacakoran.co